Menjadi bintang adalah keinginan kebanyakan orang. Begitu pula dengan Soo Jin (Lee Yoo Young), seorang atlet loncat indah. Ia ingin sekali bisa sekali saja bisa seperti sahabat dekatnya yang juga sesama atlet yaitu Yi Young (Shin Min Ah). Mereka berdua berada di satu pelatihan yang sama, sayangnya prestasi Yi Young jauh lebih mengilap daripada Soo Jin.

Film yang saya tonton di Viu ini merupakan film pertama dari Shin Min Ah yang saya pilih. Sebelumnya saya tidak asing dengan aktingnya yang memukau di drakor. Selain karena tertarik dengan skill akting Shin Min Ah, saya juga menyukai genre Diva yang mengusung tema psychothriller. Sepintas dari trailer filmnya, saya teringat dengan film peraih Oscar, Black Swan. Film Black Swan merupakan salah satu film favorit yang masih membekas di benak.


Ketika Rivalmu Adalah Sahabatmu

Film dibuka dengan Yi Young yang sedang menahan napas beberapa menit di dalam kolam renang. Wajah cantiknya panik. Dari sini cerita lalu menggunakan alur flashback. Shin Min Ah tampil begitu meyakinkan dengan loncat indahnya. Di dalam film ini, Yi Young adalah seorang atlet juara dunia yang banyak dipuja. Berbeda dengan Soo Jin yang terus mendapat peringatan dari pelatihnya.

Ketika hendak menghadapi kompetisi terbaru, Yi Young mengajukan diri untuk menjadi tim loncat indah ganda perempuan bersama Soo Jin. Meskipun pelatih mereka menentang, karena Soo Jin terancam akan didepak dari klub, Yi Young tetap bersikukuh untuk mendukung sahabatnya.

Lee Yoo Young dapat merepresentasikan dengan baik bagaimana campur aduknya perasaan seorang Soo Jin. Ia harus berada di bawah bayang-bayang Yi Young yang serba berkilau. Dari luar, orang-orang melihat persahabatan mereka sangatlah erat. 

Soo Jin yang penuh kesedihan



Namun, ketika melihat lebih dekat, sebenarnya hubungan Soo Jin dan Yi Young sangat rapuh. Yang satu terlalu ingin melindungi, yang satu lagi tidak suka dikasihani. Sebuah pertentangan yang tidak bisa diungkapkan secara terbuka hingga menunggu bom waktunya pecah.

Plot Menjanjikan, Penyampaian Tidak Terlalu Fresh

Intrik mulai terasa memikat sejak awal film apalagi setelah kecelakaan yang membuat Soo Jin menghilang di bawah tebing. Yi Young sempat mengalami cedera, tetapi ia berusaha kembali demi bisa bertanding. 

Di sinilah mulai terbuka satu per satu rahasia persahabatan antara Yi Young dan Soo Jin. Tak hanya sulit mengembalikan performa terbaik, Yi Young juga mengalami tekanan mental karena trauma pasca kecelakaan. Ingatannya mulai pulih hingga mengungkap sisi lain dari peristiwa sebelum kecelakaan dan juga masa lalunya yang cukup mengejutkan. Ini menjadi sebuah benang merah masuk akal mengapa Yi Young begitu melindungi sahabatnya.

Yi Young, sang atlet hebat


Dengan premis dan juga plot yang menjanjikan, sayangnya eksekusi masih kurang sempurna. Setelah melewati paruh pertama film, saya bisa menebak alur film sehingga elemen kejutannya tidak menyentuh klimaks. Sebagai penyuka novel thriller dan juga sesekali nonton drakor crime-thriller, Diva tidak membuat kejutan baru dalam menyusun twist.


Film ini sangat menyenangkan untuk dinikmati apalagi bagi kalian yang jarang nonton tema psychothriller karena merasa genre ini terlalu berat. Diva ditampilkan dengan elegan, sinematografi kolam renang yang estetik, dan penampilan meyakinkan akting kedua aktris utama. 




4 Komentar

  1. Ohh ini film ya mba. Aku suka bgt Ama Shin min ah sejak nonton yg oh my venus. Jd penasaran Ama film ini, Krn beda dr drakor sblmnya :D. Ending yg ga klimaks, mungkin Krn waktu yg terbatas juga sih yaaa.

    Aku masukin dulu ke list ku :D.

    BalasHapus
  2. jadi kebayang klo pny pertemanan seperti itu. Serba salah pastinya

    BalasHapus