Sunset In My Hometown: Impian dan Rekonsiliasi Keluarga yang Menyentuh Hati

review Sunset In My Hometown





Siapapun pasti pernah mengalami fase kecewa dengan orang tua. Perbedaan cara pandang dan sulitnya menyatukan ego lintas generasi terkadang menjadi pemicu utama renggangnya hubungan antara orang tua dengan anak. Dan film Korea Selatan yang baru rilis awal Juli lalu, Sunset In My Hometown menyajikan secara hangat konflik utama antara ayah dan anak.

Film ini dibintangi oleh aktor berbakat Park Jung Min yang berperan sebagai Hak Soo dan didampingi Kim Go Eun yang berperan sebagai Seon Mi. Hak Soo adalah seorang pemuda yang sudah sepuluh tahun meninggalkan kampung halamannya demi mengejar impian sebagai rapper terkenal. Ia mengikuti sebuah talent show khusus rapper ‘Show Me The Money’ sampai season keenam dan tetap saja membawa kegagalan. Demi membiayai biaya hidup di kota Seoul, ia juga mengambil pekerjaan sambilan sembari terus berlatih membuat lirik dan lagu rap berkualitas.

Konflik mulai bergulir ketika kita diajak mengetahui salah satu penyebab kekalahan terakhir Hak Soo di pentas ‘Show Me The Money’. Pemuda itu gagal saat diminta mengerap dengan tema ibu. Ibu Hak Soo telah lama meninggal dan pemuda itu kehilangan kata-kata sampai akhirnya harus tereliminasi. Sebuah telepon dari rumah sakit dekat kampung halamannya memberitahu jika ayah Hak Soo sedang sakit keras karena stroke.



Sempat Hak Soo enggan pulang karena mengingat semua tindakan buruk ayahnya di masa lalu. Ayah Hak Soo sering terlibat masalah kriminal dan berpaling pada perempuan lain selain ibunya. Puncaknya adalah ketika ibu Hak Soo meninggal pun, sang Ayah tidak datang. Kebencian itu membuat Hak Soo bertekad untuk membuang kampung halamannya dan pergi ke Seoul. Akhirnya ia pun ingin menjenguk ayahnya dan sialnya lagi karena dikira seorang polisi sebagai pelaku kejahatan, Hak Soo tidak diizinkan kembali ke Seoul sampai pelaku sebenarnya ditemukan.


review Sunset In My Hometown
Seon Mi yang cintanya bertepuk sebelah tangan sejak SMU

Alurnya tidak rumit dan juga sangat ringan. Meski tema yang diambil cukup sensitif, yaitu pertengkaran antar ayah dan anak, film ini malah menyentuh. Karakter Hak Soo juga di satu sisi membuat iba namun di sisi lain juga membuat saya kesal sampai ingin menjitak kepalanya. Tokoh Seon Mi yang menyukai Hak Soo sejak SMU membuat saya tersenyum geli. Kim Go Eun bisa membuang karakternya di Goblin dan menjadi gadis polos yang kadang tidak bisa mengontrol emosinya ketika kesal. Untuk memerankan tokoh Seon Mi, Kim Go Eun rela menaikkan berat badan sampai 8 kilogram. Baik Park Jung Min dan Kim Go Eun adalah sama-sama bintang muda yang mendapat penghargaan prestisius dari film, jadi wajar jika mereka tidak kesulitan untuk membangun chemistry.


Manisnya lagi, Seon Mi memutuskan untuk menjadi penulis karena ia terinspirasi dari Hak Soo. Dulunya Hak Soo pernah menjuarai lomba menulis puisi tingkat nasional dan tanpa ia ketahui, Seon Mi terus mengawasinya dari jauh. Hak Soo yang sempat meremehkan Seon Mi pun mulai kagum karena gadis itu tak hanya menjadi penulis terkenal tetapi juga mau merawat ayahnya yang diopname satu kamar dengan ayah Hak Soo.

review Sunset In My Hometown
pemeran pendukung yang menjadi kawan-kawan Hak Soo juga sama kocaknya


Sayangnya, bagian Hak Soo dan perkembangannya sebagai rapper tidak terlalu ditonjolkan.  Mungkin karena tujuan utamanya adalah menceritakan perjalanan Hak Soo untuk berdamai dengan masa lalunya yang membuat bagian rap itu cukup minimalis saja. Film ini disutradarai oleh Lee Jon Ik yang sukses membawa film Dong Ju The Portrait of A Poet, sehingga terlihat jika bagian-bagian filmnya dikemas dengan rapi dan detail.

Jika kamu ingin menonton film yang tidak banyak berpikir, akting baik dan menghangatkan hati, maka Sunset In My Hometown bisa menjadi salah satu pilihan.

2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.